Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Membeli Tiket Kereta Api di Stasiun

Jakik  -|| Cara Membeli Tiket Kereta Api di Stasiun || Assalamualaikum! Salam Sejahtera bagi sobat setia pembaca Blog Jakik, entah sudah berapa lama Jakik tidak menulis kisah di blog sederhana ini, sudah vakum entah berapa lama... mungkin satu atau dua bulan lamanya... yaa.. memang Jakik lagi sibuk kuliah.. Full Laporan dan Full Revisi, dan Istilah Skripsi juga akan menjadi kalimat tabu bagi semester akhir

Nah, pada kesempatan hari ini, Jakik akan menulis bagaimana sih? caranya memesan tiket Kereta Api di Stasiun secara langsung? Berhubung hari ini (6 Desember 2016) adalah hari pertama saya memesan tiket Kereta Api, yaa... saya tulislah... karena besok (7 Desember) Jakik akan naik kereta yang pertama kali, entah bagaimana rasanya... InsyaAllah akan ditulis pada postingan berikutnya pada kategori Lensa Cerita.

Langsung persingkat saja, Jakik kan berlokasi di Kota Malang, untuk mengisi kebosenan berencana untuk liburan ke Surabaya Esok  Hari. Ini naik Kereta.. Tapi bukan kereta malam loh ya... Ntar malah Nyanyi Juk Ijak Ijuk, karena ini kereta Api, apalagi berangkatnya jam 4.30 Pagi.. Hmm... Aduhai.. Dinginnya pastii..

Stasiun Malang
Stasiun Malang

Oke, cukuplah... basa basinya... Check It Out.

Silahkan Sobat Jakik masuk ke Stasiun tentunya Stasiun yang paling dekat dengan domisili Anda. Kenapa? yaa karena biar deket lah.. Disini Jakik ada di Stasiun Kota Malang. Gambarnya ada di atas yak...

Selanjutnya langsung masuk saja, Ambil Antrian, kalo bingung antriannya ada di mana, tanya asaja sama mbak-mbak cantik yang berseragam oranye.. atau warna jeruk lah...

Nanti, akan disuruh untuk mengisi semacam formulir.. yang nanti isinya yaitu nama dan id card.


Penampakannya seperti ini..



Formulis Tiket Kereta Api
Formulis Tiket Kereta Api
Nah, tinggal menunggu saja dari nomernya dipanggil. Jakik dapat Antrian nomor C-100 ..

Dan... tadaa.... jadilah tiket Kereta Api


Tiket Kereta Api
Tiket

Harganya hanya 10ribu blohh.. kalo PP 20rb.. lebih murah dari ongkos Bus Bukan?

Udah Ah! Alay yak? tulisan Jakik? kan emang Jakik seorang penulis yang gagal. Untuk bagaimana rasanya naik kereta Api bisa dilihat di tulisan berikutnya, di sini.

Salam Chappappa. Ghehe...