Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pembelajaran Daring

Genap tiga bulan sudah wabah ├žovid19 menghantui warga Indonesia. Tiga bulan pula berbagai aktivitas masyarakat dibatasi. Bahasa kerennya sedang melakukan physical distancing untuk meminimalisir penyebaran covid19.
Selama physical distancing segala sesuatu harus jarak jauh, work from home, belajar dari rumah. Begitu juga saya, harus mengajar jarak jauh. Saya rasa, mengajajar daring atau pembelajaran jarak jauh tidak bisa maksimal, teelebih jika seandainya ada siswa yang memang terkendala untuk akses internet. Bukan seandainya sih, tapi memang benar-benar ada, siswa yang tidak memiliki android/akses internet yang memadai.

Ketika memberikan tugas, tak banyak yang peduli dengan berbagai paparan yang disampaikan Bapak/Ibu guru di grup whatsapp kelas. Rata-rata siswa hanya menyimak, tak peduli.

13 Juli, lusa. Tahun ajaran baru 2020-2021. Tentunya, pembelajaran jarak jauh masih terus berlanjut, karena wabah covid19 masih terus berlanjut hingga saat ini.Saya selalu berdoa, semoga wabah ini segera usai.

Pak Jokowi, Pak Nadiem Makarim, dan Pak Ganjar.... Saya kangen sekolah... Meskipun terkadang karakter siswa ada yang sedikit nakal atau menyebalkan, mereka tetaplah anak-anak yang mudah menyebabkan rindu.

Salam.