Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kalimat dengan Cerapan Panca Indra

Belajar Bahasa - Kalimat menggunakan cerapan panca indra, berarti berkaitan dengan panca indra, yaitu melihat, mendengar, dan  merasakan. Kalimat menggunakan cerapan panca indra biasanya digunakan dalam teks deskripsi. Tujuan membuat kalimat dengan cerapan panca indra yaitu agar pembaca seolah-olah ikut serta di dalam sebuah teks.


Contoh-contoh kalimat menggunakan cerapan panca indra:

1. Seolah-olah dapat dilihat

Bukit hijau menjadi latar pantai
Air jernih dengan buih-buih kecil.

Pada contoh di atas, kalimat bukit hijau menjadi latar pantai dikategorikan sebagai serapan panca indra yang seolah-olah dapat dilihat karena bukit yang berwarna hijau terlihat oleh mata. Warna itu dilihat, bukan didengar atau dirasakan. Begitu juga pada kalimat air jernih dengan buih-buih kecil. Air yang jernih terlihat oleh mata.
 

2. Seolah-olah dapat didengar

Terdengar nyanyian artis di radio begitu merdu.
Debur ombak di pantai terdengar berirama

Pada contoh di atas, kalimat terdengar nyanyian artis di radio  dikategorikan sebagai serapan panca indra yang seolah-olah dapat didengar karena nyanyian artis di radio terdengar oleh telinga. Nyanyian atau suara itu didengar, bukan dilihat atau dirasakan. Begitu juga pada kalimat debur ombak di pantai terdengar berirama. Irama ombak itu didengar olah telinga.
 

3. Seolah-olah dapat dirasakan

Udara pagi di Kota Rembang terasa begitu segar.
Aroma parfum Taehyung begitu memabukkan.

Pada contoh di atas, kalimat udara pagi di Kota Rembang terasa begitu segar dikategorikan sebagai serapan panca indra yang seolah-olah dapat dirasakan karena udara yang segar itu dirasakan oleh seluruh tubuh. Udara segar itu dirasakan, bukan didengar atau dilihat. Begitu juga pada kalimat aroma parfum Taehyung begitu memabukkan. Aroma parfum itu dirasakan oleh hidung.


Semoga bermanfaat dan selamat belajar Bahasa Indonesia.
Salam Literasi.