Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kisah Inspiratif: Detik Jam Tangan

Pada suatu masa, di sudut desa yang begitu asri dan rindang suasananya terdapat sebuah gubuk tua. Di mana gubuk tua tersebut merupakan tempat pembuatan jam. Hampir tiap hari ia selalu membuat berbagai jenis jam. Entah jam itu merupakan sebuah pesanan dari orang lain atau untuk koleksi dirinya sendiri. Pada suatu hari, tukang jam tersebut sedang mengerjakan tahap akhir sebuah jam. Sebelum benar-benar selesai, sang pembuat jam bertanya kepada jam yang sedang ia buat.
 
Ilustrasi
 “Hai jam! sanggupkah nanti kamu melaksanakan tugasmu?” 
 
“Tugas apa yang harus aku kulakukan?” jam balik bertanya.

“Hanya satu. Kamu berdetak 31.536.000 kali dalam setahun,” jawab pembuat jam dengan lembut.

“Wah? Jangan begitu, dong. Masa sih jarumku yang kecil dan ringkih ini harus berdetak jutaan kali. Alangkah teganya dirimu memberiku tugas seberat itu. Nggak, ah. Aku nggak akan kuat.”

Pembuat jam terdiam sebentar lantas tersenyum dan berkata, “Bagaimana kalau kamu berdetak 86.400 kali sehari?” tanyanya.

“Apa? Puluhan ribu kali? Masih sangat banyak itu. Aku tidak akan sanggup. Sudah, jangan selesaikan aku. Bongkar saja lagi. Lebih baik aku menjadi barang rongsokan dari pada mendapat tugas seberat itu”

Pembuat jam pun menghela napas dengan panjang, “Baiklah, aku punya satu tawaran lagi untukmu.”

“Apa itu? Asal nggak berat, aku mau,” sahut jam.

“Bagaimana kalau kamu berdetak 3.600 kali dalam sejam?” 

"Tidak, ribuan masih aku anggap banyak. Aku ingin berdetak tidak lebih dari 100 kali."
 
"Baiklah, kalau begitu, kamu harus berdetak sebanyak 60 kali dalam satu menit. Bagaimana?"

“Nah, itu aku mau. 60 kali jauh lebih sedikit dari pada yang kamu sebutkan di awal. Ayo, cepat selesaikan aku!” 

Maka, setelah selesai dibuat, jam itu pun berdetak sebanyak 60 kali setiap menit. Tanpa terasa, detik demi detik terus berlalu dan jam itu sungguh luar biasa karena ternyata selama satu tahun penuh dia telah berdetak tanpa henti. Dan itu berarti ia telah berdetak sebanyak 31,104,000 kali.
Nah, sekarang apa yang dapat dipelajari?
Segala sesuatu tentunya akan terasa begitu ringan ketika kita mengerjakan sedikit demi sedikit. Jadikanlah sebuah tugas yang berat seolah-olah sebuah aktivitas keseharian. Niscaya, tugas sebanyak dan seberat apa pun pasti akan selesai dengan sendirinya tanpa disadari.
Sumber: Suhudrois dengan sedikit penyesuaian dan perubahan bahasa.
Pak Guru
Pak Guru Mencintai Sastra Sama Halnya Mencintai Kehidupan

Posting Komentar untuk "Kisah Inspiratif: Detik Jam Tangan"

Langganan