Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian dan Macam-Macam Imbuhan

Imbuhan (afiksasi) adalah bubuhan yang berupa awalan, sisipan, dan akhiran suatu kata. Imbuhan disebut juga dengan afiks. Imbuhan (afiks) adalah bentuk terikat yang melekat pada suatu kata dasar dan jika kata diberi sebuah imbuhan akan mengubah makna suatu kata.
Macam-macam imbuhan
Berdasarkan letak posisinya, imbuhan (afiks) dibedakan menjadi empat macam, yakni prefiks, sufiks, infiks, dan konfiks.
1. Prefiks (awalan)
Prefiks adalah imbuhan yang letaknya ada di awal kata. Misalnya; me-, ber-, di-, ter-, dan lain sebagaianya.
Contoh: 
memakan, bermain, diterima, terjatuh, dan lain sebagainya.

(Baca juga: Imbuhan Me + KPTS)

2. Sufiks (akhiran)
Sufiks adalah imbuhan yang letaknya ada di akhir kata. Misalnya; -kan, -an, -i, -nya, dan lain sebagainya.
Contoh:
pukulkan, makanan, islami, miliknya, dan lain sebagainya.

3. Infiks (sisipan)
Infiks adalah imbuhan yang letaknya ada di tengah-tengah kata. Misalnya; -em-, -er-, -el-, dan -in-.
Contoh:
semerbak, seruling gelembung, kinerja, dan lain sebagainya.

4. Konfiks (awalan dan akhiran)
Konfiks adalah imbuhan yang letaknya ada di awal dan akhir kata. Misalnya; me-kan, ke-an, ber-an, di-kan, dan lain sebagainya.
Contoh:
Memukulkan, kelupaan, bersamaan, dilupakan, dan lain sebagainya.

Imbuhan serapan
Imbuhan serapan adalah imbuhan yang dibubuhkan pada kata yang berasal dari bahasa asing. Misalnya; -i, -wi, -at, wati, wan, -man, dan -is.
Rohani, surgawi, wartawan, santriwati, dermawan, romantis, jurnalis, seniman dan lain sebagainya. 

Imbuhan bilangan
Imbuhan bilangan adalah imbuhan yang dibubuhkan pada bilangan angka.
Contoh:
Sekali, kedua, ketiga, seratus, sebelas, dan lain sebagainya. 

Terima kasih.
Salam literasi.