Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian, Ciri, Struktur, dan Contoh Teks Laporan Percobaan

Teks laporan percobaan adalah teks yang berisi uraian atau paparan tentang tujuan, proses, dan hasil percobaan. Teks laporan percobaan ialah teks yang berisi tentang percobaan yang dilakukan oleh peneliti. Teks laporan percobaan umumnya digunakan untuk melaporkan hasil percobaan, karya ilmiah, atau laporan praktik. Tujuan teks laporan hasil percobaan adalah untuk memberikan informasi kepada pembaca tentang hasil percobaan yang telah dibuat. 

Tentunya kalian pernah melakukan percobaan, kan? Misalnya percobaan ketika menanam biji kecambah di atas kapas atau melakukan percobaan kandungan listrik dalam air garam, atau pun percobaan kecil yang kalian coba di rumah. Misalnya, kalian mencoba untuk membuat slime. Itu dinamakan percobaan. Sedangkan apa yang kalian tulis berdasarkan yang kalian lakukan itulah yang dinamakan teks laporan percobaan.

Pengertian Teks Laporan Percobaan

Teks laporan percobaan berbeda dengan teks prosedur. Teks prosedur hanya sebatas atau langkah-langkahnya saja. sedangkan teks laporan percobaan, kita melakukan percobaan dari langkah-langkah atau tahapan dan menuliskan hasilnya menjadi sebuah paragraf. 

Untuk lebih jelasnya bisa dibaca pada materi Pengertian dan Ciri Teks Prosedur

Ciri-Ciri Teks Laporan Percobaan

Berikut adalah beberapa ciri-ciri yang terkandung dalam teks percobaan

  • Melaporkan hasil percobaan.
  • Percobaan ilmiah dilakukan untuk menguji sesuatu. 
  • Teks laporan percobaan diawali dengan memaparkan tujuan percobaan.
  • Memaparkan bahan dan alat yang diperlukan untuk melaksanakan percobaan.
  • Memaparkan prosedur melaksanakan percobaan dan melakukan pengamatan. 
  • Memaparkan pencatatan hasil percobaan.
  • Pada akhir laporan dipaparkan simpulan dari hasil percobaan berdasarkan hasil analisis terhadap data hasil pengamatan
  • Harus mengandung fakta
  • Bersifat objektif
  • Harus ditulis sempurna dan lengkap.
  • Tidak memasukkan hal-hal yang menyimpang, mengandung prasangka, atau praduga.
  • Disajikan secara menarik, baik dalam hal tata bahasa yang jelas, isinya berbobot, maupun susunan logis.

Struktur Teks Laporan Percobaan

  • Judul.
  • Tujuan.
  • Bahan dan alat.
  • Langkah-langkah kegiatan.
  • Hasil percobaan.
  • Simpulan.

Kaidah Kebahasaan Teks Percobaan

1. Menggunakan sinonim dan antonim

Pada teks laporan percobaan biasanya terdapat kata yang bersinonim atau bahkan berantonim. Biasanya kata-kata ini terdapat pada bagian langkah-langkah percobaan.

2. Menggunakan kata bilangan

Pada teks laporan percobaan akan ditemukan kata bilangan yang menunjukkan jumlah bahan yang digunakan dalam percobaan.

3. Menggunakan kalimat perintah

Pada teks laporan percobaan terdapat kalimat perintah seperti sebaiknya, hindari, campurkan, satukan, aduklah, lilitkan, dan lainnya.

4. Menggunakan kata hubung

Pada teks laporan percobaan akan ditemukan kata hubung dan, tetapi, apabila, saat, jika, sehingga, meskipun, dan lainnya.

Untuk lebih jelasnya dapat dipelajari pada materi Jenis-Jenis Kalimat dan Contohnya

Cara Menulis Teks laporan Percobaan

Berikut adalah penjelasan sistematika penulisan teks laporan percobaan. 

1. Menulis struktur teks laporan percobaan

Pertama, ketika ingin menulis teks percobaan, tentunya harus paham apa saja struktur teks percobaan. Selanjutnya, membuat kerangka dari struktur teks laporan percobaan. Mulai dari tujuan percobaan, alat dan bahan saat melakukan percobaan, langkah-langkah dari awal hingga akhir percobaan. Lalu, tuliskan hasil percobaan dalam bentuk tabel, grafik, bagan atau gambar agar pembaca lebih mudah melihat hasilnya. Setelah itu, tuliskan kesimpulan dari percobaan.

2. Mengembangkan kerangka menjadi sebuah teks

Selanjutnya, setelah selesai membuat kerangka, hal yang harus dilakukan yaitu mengembangkannya menjadi sebuah teks. Jangan lupa untuk memerhatikan kaidah kebahasaan yang digunakan agar teks laporan percobaan mudah dimengerti sehingga jika dibaca orang lain mudah dipahami.

Contoh Teks Hasil Percobaan

Membuat Slime Tanpa Boraks

Tujuan :

Tujuan dari pembuatan slime tanpa boraks ini adalah agar menjadi lebih kreatif dan mampu berinovasi dalam berkreativitas. Cara membuat slime ini cukup mudah sekali serta tidak memakan banyak biaya.

Alat dan Bahan :

  •     Lem povinal secukupnya.
  •     Deterjen bubuk secukupnya.
  •     Deterjen cair secukupnya.
  •     Pembersih lantai secukupnya.
  •     Air secukupnya.
  •     Alat pengaduk (mixer, sendok, atau tangan).
  •     Wadah tempat slime (baskom atau yang lainnya).

Langkah-Langkah :

  1. Mula-mula, campurkan terlebih dahulu lem povinal, pembersih lantai, deterjen cair, deterjen bubuk, dan air secukupnya saja ke dalam wadah slime. Campuran ini disebut dengan activator.
  2. Aduklah campuran tersebut sampai merata.
  3. Kemudian tambahkan lem povinal ke dalam campuran activator.
  4. Aduk lagi hingga struktur atau bentuknya menggumpal.
  5. Masukkan ke dalam freezer selama lima sampai sepuluh menit.
  6. Setelah itu, keluarkan adonan tersebut dari freezer.
  7. Aduk lagi sampai bisa dimainkan. 
  8. Slime tanpa boraks pun sudah dapat dimainkan.

Hasil :

Setelah melakukan percobaan ini, kita dapat mempunyai slime yang aman digunakan tanpa menggunakan boraks. Saat ini, slime tanpa boraks sangat populer dikalangan anak-anak dan remaja

Kesimpulan :

Dengan membuat sendiri slime tanpa boraks, kreativitas serta pengetahuan kita menjadi bertambah. Selain itu, slime tanpa boraks ini biayanya cukup murah dan terjangkau. Slime ini juga aman apabila terkena kulit sebab tidak mengandung boraks.

Sumber:Ruang Guru