Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tips Menulis Cerpen bagi Pemula

Setiap penulis, jenis prosa (cerpen) pasti memiliki dilema yang berbeda-beda dalam penciptaan karya. Baik pada penentuan judul, tema, alur maupun tentang penempatan tanda baca yang benar. Misalnya, bagi saya sendiri, kesulitan yang paling sering kualami adalah ketika membuat paragraf pertama. 

www.zacky.web.id
Awalan cerita adalah pondasi penting untuk cerita, karena dari untaian kalimat pada paragraf pertamalah yang akan memikat para penikmat karya dalam membaca cerita. Sebab itulah penulis dituntut untuk mampu menyajikan rangkaian kata pada paragraf pertama dengan kalimat yang menarik, tentunya diikuti dengan paragraf-paragraf selanjutnya yang menarik juga agar tersusun menjadi cerita yang apik.

Awal sebuah cerita dapat diasumsikan seolah-olah seperti pintu yang telah terbuka, sehingga ketika ada tamu yang datang dapat melihat sebagian isi dari ruangan tersebut. 

Nah, lantas bagaimana sih cara menyajikan sebuah paragraf pertama yang menarik atau yang mampu menghipnotis pembaca hingga enggan beranjak sebelum membaca cerita hingga selesai? Berikut Pak Zacky beri 4 tips menulis cerpen bagi pemula.

  1. Untuk menarik pembaca pada paragraf pertama bisa dengan menulis pokok dari isi cerita yang diinginkan si-penulis. Namun, biasanya setiap penulis punya karakter masing-masing dalam penyajian karya tulisnya. Apa pun bentuknya, karya tulis yang memiliki karakter, mempunyai daya magis tersendiri.
  2. Buat kisah yang memorable. Meskipun sederhana tetapi menciptakan 'lubang-lubang' rasa penasaran. Dalam awal cerita dapat disisipi sebuah konflik yang membuat penasaran pembaca, tetapi konfliknya jangan sampai mudah ditebak, buat sebuah  konflik pembuka yang sulit ditebak, atau bisa ditebak dengan syarat tebakan yang akan terjadi tidak hanya satu pokok saja.
  3. Pada paragraf pertama buatlah sedikit kata-kata sastra seperti layaknya puisi dengan dicampuri unsur permasalahan yang akan diceritakan untuk paragraf berikutnya hanya untuk sebuah pancingan saja agar pembaca dapat menyimak cerita dari paragraf pertama sampai seterusnya. Namun, jangan sampai kata-kata mutiara itu bersifat menggurui, karena terkadang ada beberapa pembaca sastra yang sangat membenci kalimat atau cerita yang seolah-olah menggurui.
  4. Poin yang paling penting, baca kembali karya yang anda buat sendiri. Ibaratkan bahwa karya yang kamu baca seolah-olah adalah karya orang lain dan bukan pembuat karya tersebut, dan mencoba berupaya mengapresiasi sendiri karya tersebut. Dengan demikian, anda akan tahu sedikit kesalahan atau ketidak-janggalan dalam pembuatan karya sastra tersebut.

Selain 4 tips di atas, sebenarnya ada satu hal paling mendasar yang perlu dipahami bagi seorang penulis pemula, yakni menulis apa yang dilihat atau dirasakan. Dengan begitu, tulisan akan seolah-olah terasa begitu nyata.

Pak Guru
Pak Guru Mencintai Sastra Sama Halnya Mencintai Kehidupan

Posting Komentar untuk "Tips Menulis Cerpen bagi Pemula"

Langganan